Karena itu, diperlukan sanksi tegas terhadap oknum yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan. Selain penegakan aturan, koordinasi dan kerja sama antarinstansi juga dinilai sangat penting untuk mencegah dan menangani Karhutla secara cepat dan terpadu.
Bupati OKI Muchendi Mahzareki menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Satgas Penyuluhan Karhutla Mabes TNI atas bantuan, saran dan masukan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten OKI.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Satgas Karhutla Mabes TNI yang telah memberikan bantuan, saran dan masukan kepada Pemerintah Kabupaten OKI. Masukan ini tentunya menjadi bahan evaluasi dan akan kami tindak lanjuti untuk memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla di wilayah OKI,” ujar Muchendi.
Dandim 0402/OKI-OI Letkol Inf Gunawan Wibisono. SH dalam tanggapannya menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, tidak hanya mengandalkan TNI, tetapi juga pemerintah daerah, Polri, perusahaan, MPA dan masyarakat.
Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas dengan meningkatkan patroli, deteksi dini serta kesiapsiagaan di wilayah yang rawan Karhutla.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama melakukan pencegahan. Apabila ditemukan titik api, harus segera ditindaklanjuti sehingga api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tegas Dandim.







