Menurutnya, informasi hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin sebelum meluas.
“Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, perusahaan dan masyarakat harus terus diperkuat. Jangan sampai api sudah meluas baru dilakukan penanganan. Pencegahan dan respons cepat menjadi kunci dalam mengendalikan Karhutla,” tegasnya.
Rakor tersebut juga menjadi sarana untuk menyatukan langkah lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri dan dunia usaha dalam menghadapi potensi peningkatan Karhutla.
Kasdim menambahkan, Kodim 0402/OKI-OI akan terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam pencegahan dan penanganan Karhutla melalui pemantauan wilayah, patroli, koordinasi lintas sektor serta pengerahan personel sesuai kebutuhan di lapangan. (budi)







