Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan pencegahan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat.
“Karhutla tidak bisa ditangani sendiri oleh kepolisian. Kuncinya kolaborasi dan pencegahan sejak dini, terutama dengan melibatkan masyarakat yang berada paling dekat dengan wilayah rawan kebakaran,” katanya
Sejumlah praktik yang telah berjalan di OKI turut dibahas. Salah satunya Grup WhatsApp “OKI Peduli Api” untuk mempercepat komunikasi dan koordinasi. Ada pula pembangunan sekat kanal dan sumur bor serta penguatan kapasitas masyarakat untuk melakukan pencegahan dan pemadaman awal.
Tantangan tetap ada. Keterbatasan anggaran dan peralatan, sulitnya sumber air, karakteristik lahan gambut, serta kebiasaan membakar lahan membuat pencegahan karhutla membutuhkan kerja yang konsisten.







