“Penurunan hotspot tentu menjadi kabar baik. Namun, kewaspadaan harus tetap dijaga. Kami terus melakukan patroli, edukasi dan pemadaman terhadap titik api yang ditemukan. Keselamatan personel adalah utama,” katanya
Ia juga mengajak masyarakat ikut menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla. Sebab, api yang kecil dapat dengan cepat membesar ketika bertemu lahan kering, angin dan kondisi cuaca yang mendukung.
Bagi Polres OKI, angka 48 bukan garis akhir. Hotspot boleh turun, tetapi patroli dan kewaspadaan tetap berjalan. (budi)







