Dalam insiden yang berujung ricuh tersebut, tiga jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan diduga menjadi korban kekerasan dan intimidasi. Mereka juga mengaku mengalami upaya perampasan telepon genggam serta tekanan untuk menghapus rekaman video dan gambar yang diambil di lokasi kejadian.
Ketiga wartawan tersebut adalah Mulyadi, wartawan Pal TV; Rahmad Kurniawan dari Tribun Sumsel; serta Yola Dwi Rosdiana, jurnalis Ketik.com yang bertugas di wilayah Polda Sumsel.
Dua dari tiga wartawan tersebut dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Palembang.
Ketiganya mengaku mengalami intimidasi ketika berusaha mendokumentasikan situasi kericuhan yang terjadi sebelum aksi demonstrasi dimulai.













