Muba, Sumsel9.com — Kecelakaan maut antara bus pariwisata dan truk tangki di Jalan Lintas Palembang – Jambi, tepatnya di Desa Telang, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, tidak hanya menyisakan korban jiwa, tetapi juga memunculkan sejumlah pertanyaan serius terkait keselamatan transportasi dan distribusi bahan bakar di jalur strategis Sumatera.
Bus pariwisata hijau bertuliskan Alexa Wisata (BH 7795 FU) yang melaju dari arah Palembang menuju Jambi bertabrakan dengan truk tangki kuning bertuliskan Gacur Team Jalur Langit (BG 8606 JL) dari arah berlawanan. Truk tersebut diketahui mengangkut muatan diduga BBM jenis solar.
Benturan keras tak terhindarkan. Truk tangki terguling ke sisi jalan dan menumpahkan muatan solar yang kemudian mengalir hingga ke area pemukiman warga. Sementara itu, sopir truk dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan sopir bus dan sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke fasilitas kesehatan di Bayung Lencir.
Berdasarkan penelusuran di lapangan dan keterangan sejumlah warga, kecelakaan diduga dipicu oleh manuver bus yang mencoba menyalip di jalur menurun. Dalam kondisi tersebut, truk tangki dari arah berlawanan disebut tidak mampu melakukan pengereman maksimal.













