Pemeriksaan dilakukan menyeluruh terhadap seluruh anggota, baik perwira maupun bintara. Petugas memeriksa kelengkapan identitas seperti kartu tanda anggota (KTA), surat izin mengemudi (SIM), serta dokumen pendukung lainnya. Selain itu, aspek penampilan juga menjadi perhatian, mencakup kerapian rambut, penggunaan seragam dinas, hingga kesesuaian atribut yang dikenakan.
Selanjutnya, pemeriksaan dilanjutkan dengan tes urine secara acak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya keterlibatan personel dalam penyalahgunaan narkotika, sekaligus menjaga integritas institusi.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. “Pengecekan ini penting untuk memastikan seluruh personel tetap berada dalam koridor disiplin dan profesionalitas. Ini juga menjadi pengingat bahwa setiap anggota Polri harus menjaga sikap tampang dan menjauhi pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.













