“Layanan prima bukan sekadar janji, melainkan kewajiban yang harus dijalankan seluruh staf, dokter, perawat hingga petugas administrasi. Setiap pasien yang datang merupakan amanah yang harus dilayani dengan cepat, tepat, ramah, dan sepenuh hati,” ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, manajemen rumah sakit mulai menerapkan sejumlah langkah nyata, di antaranya pembinaan rutin terhadap pegawai, perbaikan alur pelayanan agar lebih efisien, serta peningkatan sarana dan prasarana guna menunjang kenyamanan pasien dan keluarga.
Selain itu, manajemen RSUD Kayuagung juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa mendapatkan pelayanan kurang memuaskan atau tidak sesuai standar.
“Di RSUD Kayuagung semua transparan, termasuk pelayanan. Jika masyarakat menemukan atau merasakan pelayanan yang kurang baik dari tenaga kesehatan maupun petugas rumah sakit, segera laporkan. Kami akan menindaklanjuti setiap laporan secara tegas,” katanya.
Komitmen tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya disampaikan Yesi, warga Desa Batu Ampar, yang mengaku merasa lebih tenang dengan adanya jaminan pelayanan yang setara bagi seluruh pasien.













