Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dan pihak perusahaan mendorong penyediaan layanan air bersih melalui kerja sama dengan PDAM.
“Di Air Sugihan sudah berdiri PDAM yang dikerjasamakan dengan perusahaan, dibantu pemerintah pusat dan daerah. Nanti akan berkontribusi menyambungkan ke rumah-rumah,” kata dia.
Enam Wilayah Ditargetkan Terlayani Listrik
Pemerataan layanan dasar juga dilakukan melalui perluasan akses listrik. Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan enam desa dan dusun yang belum teraliri listrik memperoleh akses listrik paling lambat akhir Desember 2026.
Penyediaan listrik dilakukan melalui jaringan PLN maupun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal, menyesuaikan kondisi masing-masing wilayah.
Enam wilayah tersebut yakni Dusun Lembah Sunyi, Sungutan Nyahmat, Bagan Sipur, dan Ladang Begantung di Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal; Dusun Talang Jawa di Desa Jukdadak, Kecamatan Tanjung Lubuk; serta Dusun Seriguna di Desa Seriguna, Kecamatan Teluk Gelam.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) OKI Beni Akbari mengatakan pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah tersebut.
“Targetnya, wilayah-wilayah tersebut sudah mendapatkan aliran listrik pada akhir Desember 2026,” kata Beni.
Namun, sejumlah wilayah masih menghadapi kendala geografis. Desa Gajah Mati dan Dusun SP 7 Desa Karang Sia, Kecamatan Sungai Menang, misalnya, sulit dijangkau jaringan listrik karena keterbatasan akses jalan dan kondisi wilayah yang berdekatan dengan perairan.











