Suasana pembagian masker berlangsung komunikatif. Petugas tidak hanya membagikan masker, tetapi juga mengajak para siswa memahami pentingnya menjaga kesehatan dan menggunakan masker dengan benar ketika udara mulai dipenuhi asap.
“Kami ingin anak-anak tetap bisa beraktivitas dengan aman. Masker ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi paparan asap, terutama ketika mereka berada di luar ruangan,” kata Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto.
Ia mengatakan, penanganan karhutla tidak berhenti pada upaya pemadaman titik api. Perlindungan terhadap masyarakat, terutama kelompok yang rentan seperti anak-anak, juga menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak kabut asap.







