HUKUM  

Diduga SPJ ke Air Sugihan Fiktif, Pelaksanaan Rapat FKDM OKI Dipertanyakan

Kayuagung, Sumsel9.com – Pelaksanaan kegiatan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi sorotan. Pasalnya, agenda rapat yang disebut telah direncanakan sejak Juni 2026 hingga kini diduga belum terlaksana.

Informasi tersebut disampaikan sumber berinisial (Z) yang mempertanyakan realisasi kegiatan sekaligus penggunaan anggaran rapat FKDM. Menurutnya, kegiatan yang direncanakan sejak bulan Juni tersebut hingga kini belum dilaksanakan.

“Rapat FKDM dari bulan Juni sampai sekarang belum dilaksanakan. Tidak tahu uangnya ke mana,” ujar (Z), Rabu (27/8/2026).

Selain mempertanyakan pelaksanaan rapat, (Z) juga menyoroti dugaan penggunaan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang berkaitan dengan perjalanan dinas ke Kecamatan Air Sugihan.

“Diduga SPJ-nya fiktif. Mereka tidak berjalan benar ke Air Sugihan. Foto yang ada diduga hanya hasil editan,” katanya.

(Z) juga mempertanyakan mekanisme pemberian uang perjalanan dinas kepada staf. Menurut informasi yang diterimanya, staf disebut hanya menerima sekitar Rp100 ribu, sementara uang harian perjalanan dinas untuk tujuan Provinsi Sumatera Selatan disebut mencapai sekitar Rp380 ribu.

“Setiap perjalanan dinas, staf cuma dikasih Rp100 ribu. Sedangkan uang harian perjalanan dinas ke provinsi Rp380 ribu. Jadi dipertanyakan, sisanya ke mana?” ujar (Z).

Baca Juga :  Satu Unit Mobil Pick Up Terbakar di Desa Margo Bakti, Diduga Akibat Korsleting Listrik