Dalam pelaksanaan pemadaman, Babinsa bersama unsur terkait berjibaku mengendalikan kobaran api yang membakar lahan kurang lebih 1 hektare. Kondisi lahan yang kering dan cuaca yang cukup panas menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
Dengan kesigapan dan kerja sama di lapangan, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Kondisi terakhir di lokasi, api sudah padam dan Babinsa terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terjadi titik api maupun bara yang dapat kembali memicu kebakaran.
Danramil 402-11/Tulung Selapan Kapten Arm Murod menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayahnya.
“Kami akan terus mengerahkan Babinsa untuk memantau wilayah dan bergerak cepat apabila ditemukan titik api. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, karena dapat menyebabkan api dengan cepat meluas dan membahayakan lingkungan serta masyarakat sekitar,” ujar Kapten Arm Murod.







