Ia mengimbau warga memeriksa kabel, stop kontak, dan peralatan elektronik secara berkala, serta memastikan kompor dan perangkat listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati. Sebelum meninggalkan rumah, pastikan kompor, listrik, dan peralatan elektronik sudah aman. Kalau ada kabel atau instalasi yang sudah tidak layak, segera diperbaiki. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kerugian yang besar,” ujarnya.
Salah seorang korban, Diana (43), mengatakan keluarganya kehilangan sebagian besar harta benda akibat kebakaran. Ia mengaku terbantu dengan perhatian pemerintah yang datang langsung setelah kejadian.
“Memang musibah ini membuat kami kehilangan sebagian besar harta, tetapi kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan Bapak Bupati yang sudah datang langsung dan memberikan bantuan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami untuk memenuhi kebutuhan setelah rumah terbakar,” kata Diana.
Pemerintah Kabupaten OKI melalui pemerintah kecamatan dan desa akan terus memantau perkembangan kondisi keluarga terdampak. Pemkab juga mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing agar dapat ditangani sedini mungkin.








