“Pemadaman terus kami lakukan sampai kondisi benar-benar aman. Karena ini merupakan lahan gambut, meskipun api sudah tidak terlihat, masih terdapat asap bekas kebakaran sehingga perlu dilakukan pendinginan dan pemantauan secara terus-menerus,” ujar Lettu Inf Zolimin.
Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu meluasnya kebakaran.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api di lahan gambut sangat mudah menyebar dan sulit dikendalikan,” tegasnya.
Berdasarkan laporan di lapangan, area terbakar seluas kurang lebih 2 hektare dapat ditangani. Tidak terdapat area yang tidak dapat dipadamkan, namun sejumlah titik masih menyisakan asap sehingga proses pendinginan tetap dilakukan.







