Ia juga mengajak para pemuda OKI terus mengembangkan potensi, menghasilkan karya, dan mengambil peran dalam pembangunan. Keberhasilan, menurut dia, harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial agar kemajuan yang dicapai dapat dirasakan masyarakat luas.
“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Jadikan setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) OKI Arie Mulawarman mengatakan, penghargaan tersebut diberikan melalui seleksi pemuda berprestasi tingkat kabupaten yang diikuti peserta dari 18 kecamatan di OKI. Seleksi itu menjaring 48 pemuda yang dinilai memiliki prestasi dan kontribusi di berbagai bidang.
“Dari 48 peserta yang mengikuti seleksi, ditetapkan 10 pemuda terbaik untuk menerima penghargaan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada pemuda-pemudi yang telah menunjukkan prestasi dan berkontribusi bagi daerah,” kata Arie.
Selain penghargaan tingkat kabupaten, Arie menyampaikan bahwa empat pemuda asal OKI juga menerima penghargaan dari Gubernur Sumatera Selatan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat provinsi. Mereka adalah Geovany Al Qohby dari Kecamatan Sungai Menang, Yeli Aulia Putri dari Kecamatan Lempuing, Landi Syatifah dari Kecamatan Kayuagung, dan Fernando dari Kecamatan Pangkalan.

