Ia mencontohkan tradisi masyarakat Kabupaten OKI dalam memelihara kerbau rawa yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan dan budaya masyarakat setempat.
Kearifan lokal tersebut, lanjutnya, perlu dipertahankan dan dikembangkan agar tetap memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem gambut.
Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Pemuda Ekonomi Hijau Indonesia (KPEHI), Agi Diantoro, memaparkan sejumlah program yang telah dan akan dilaksanakan organisasinya dalam mendukung upaya pengurangan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta optimalisasi pemanfaatan lahan gambut.
Salah satu program unggulan yang dikembangkan adalah penanaman bambu jenis betung di wilayah Kabupaten OKI. Tanaman tersebut diharapkan menjadi alternatif pemanfaatan lahan gambut yang produktif, bernilai ekonomi, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Agi menjelaskan, program tersebut nantinya akan melibatkan pemuda desa agar turut berperan aktif dalam pengelolaan tanaman, mulai dari proses perawatan hingga pengembangan potensi ekonominya.










