Pembahasan debat pertama di berikan oleh Prof, Alfitri M,si dan Dr, Afriantoni M, Pd i yaitu infrastruktur, ibu kota banyuasin merupakan simbol tolak ukur kemajuan suatu daerah dengan pelayanan berkualitas dan faktual.
Pertanyaannya, bagaimana para Paslon mengusung program-program yang dapat mewujudkan Pangkalan Balai sebagai ibukota kabupaten Banyuasin.
“Kita harus memberikan program yang lebih konkrit untuk membuktikan bahwa pangkalan balai sudah benar-benar menjadi ibukota Banyuasin.
semasa 5 tahun saya memimpin sudah kita mulai pembangunan ibukota Banyuasin, dengan adanya perpustakaan nasional, ruas jalan sudah dilebarkan melalui menteri PUPR, pembangunan jalan lingkar melalui bantuan pemerintahan provinsi Sumatera Selatan, dan tentunya juga kita sudah menciptakan Universitas politeknik Sriwijaya.
Pembangunan ini akan terus kita lanjutkan dengan pelebaran ruas jalan dua arah, dan RSUD yang ada di Kelurahan seterio akan kita jadikan Rumah Sakit internasional,” papar Askolani panjang lebar.













