“Tentu saja, penegakan hukum akan dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada, dan dalam kondisi darurat, kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan meskipun terkadang berisiko melanggar HAM. Namun, ini demi menjaga keselamatan dan ketertiban yang lebih besar,” ujar Kapolri.
Kapolri juga meminta dukungan dari seluruh pihak terkait, baik internal Polri maupun eksternal, untuk memastikan pengawasan yang baik selama Pilkada. Ia berharap sinergi antara Polri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta lembaga pengawasan lainnya dapat menciptakan suasana yang kondusif, transparan, dan aman selama proses pemilihan.
“Saya mengharapkan sinergisitas dengan seluruh stakeholder, termasuk rekan-rekan yang memiliki fungsi pengawasan, agar kami bisa terus bekerja dengan profesionalisme tinggi, mewujudkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat, dan yang paling penting, dipercaya oleh rakyat dalam menjalankan tugas kami,” papar Kapolri.(Rani Marlina)













