“Banyak juga ditemukan penggunaan-penggunaan TNKB ataupun kendaraan-kendaraan yang menggunakan TNKB yang boleh dikatakan palsu, ya,” ungkapnya.
Selain pelat nomor yang mengatasnamakan TNI, pemalsuan pelat kendaraan milik sejumlah instansi dan kementerian juga kerap ditemukan. Oleh karena itu, penertiban pelat nomor palsu turut dimasukkan sebagai sasaran dalam Operasi Keselamatan Jaya.
“Namun itu tidak menjadi prioritas utama. Sekali lagi yang menjadi prioritas utama kami adalah pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan yang lain,” pungkasnya.(Rani M)













