Di sektor pendidikan dan kesehatan, capaian pembangunan juga menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan meningkatnya angka partisipasi sekolah dan umur harapan hidup yang mencapai 74,47 tahun.
Dari sisi keuangan daerah, pendapatan Kabupaten OKI pada 2025 ditargetkan sebesar Rp3,12 triliun dengan realisasi Rp2,68 triliun atau 86,02 persen.
Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp3,16 triliun dan terealisasi Rp2,59 triliun atau 82,17 persen.
Muchendi juga mengakui bahwa kemandirian fiskal daerah masih menjadi tantangan karena pendapatan daerah masih didominasi dana transfer dari pemerintah pusat. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru terealisasi sekitar 60,31 persen.
Pemerintah Kabupaten OKI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan DPRD dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan visi pembangunan daerah “Maju Bersama” menuju 2029.(budi)













