Muba, Sumsel9.com – Program Strategis Nasional (PSN) cetak sawah di Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin mendapat sorotan tajam dari Asosiasi Jurnalis Pemerhati Aset Nusantara. Ketua AJ-PENA, Megat Alang, menilai pelaksanaan program tersebut belum berjalan maksimal dan belum memberikan dampak nyata bagi masyarakat maupun daerah.
Berdasarkan hasil pengamatan lapangan yang dilakukan AJ-PENA, sejumlah titik lokasi cetak sawah di Kecamatan Lais terlihat telah dilakukan pembukaan lahan dan pengerukan menggunakan alat berat dalam skala besar. Namun, sebagian area yang telah digarap hingga kini belum menunjukkan aktivitas penanaman yang optimal.
“Program strategis nasional seharusnya menjadi solusi nyata bagi ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Tetapi fakta di lapangan, ada lahan yang sudah dibuka secara besar-besaran, namun belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan pertanian produktif. Ini tentu menimbulkan pertanyaan serius terkait efektivitas pelaksanaan dan pengawasannya,” tegas Megat Alang kepada wartawan, Selasa (13/5/2026).
Menurutnya, proyek strategis yang menggunakan anggaran negara harus memiliki ukuran keberhasilan yang jelas dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.













