OKI  

Menhut dan BNPB Tinjau Karhutla di OKI, Sinergi Penanganan Diperkuat

“Hotspot ini bukan berarti tidak ada asap. Karena sifatnya gambut, meski tidak ada api, masih ada asapnya,” katanya.

Sementara itu, Suharyanto mengatakan hotspot yang terdeteksi satelit perlu diverifikasi sebelum dikategorikan sebagai kebakaran. Verifikasi dilakukan menggunakan sarana seperti helikopter dan drone.

Di Sumatera Selatan, dari 37 hotspot berkekuatan tinggi yang terpantau, hasil verifikasi menunjukkan 11 titik merupakan fire spot. Pemerintah menargetkan seluruh titik tersebut segera dikendalikan.

Selain pemadaman, pemerintah menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan memanfaatkan potensi hujan pada 1-6 September 2026 berdasarkan informasi BMKG.

“Di bulan September ini kita masih akan berjibaku untuk memadamkan,” ujar Suharyanto.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan pengendalian karhutla membutuhkan sinergi lintas wilayah dan sektor.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Muchendi-Supriyanto Keliling Sowan Forkopimda