Danramil 402-08/Pampangan Lettu Arm Zolimin mengatakan, seluruh personel terus berupaya melakukan pemadaman dan memastikan kondisi lahan benar-benar aman.
“Alhamdulillah, api sudah berhasil dipadamkan dan seluruh area yang terbakar seluas kurang lebih 2,2 hektare sudah dapat ditangani. Namun karena lahan merupakan gambut, kita tetap melakukan pendinginan dan pemantauan terhadap sisa asap agar tidak muncul kembali titik api,” ujar Lettu Arm Zolimin.
Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kesigapan dan kerja sama seluruh pihak, terutama dalam kondisi lahan gambut yang memiliki potensi menyimpan bara di bawah permukaan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika melihat adanya asap atau titik api, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum meluas,” tegasnya.







