Dalam kegiatan tersebut, tim menggunakan mobil pemadam kebakaran Mitsubishi Fuso Canter Euro 4, sepeda motor, dua unit mesin pompa air, serta mendapat bantuan satu unit helikopter pemadaman.
Hasil penanganan di lapangan, api berhasil dipadamkan pada lahan sekitar 2,2 hektare, sementara tidak terdapat lahan yang belum dapat ditangani. Kondisi terakhir menyisakan asap bekas kebakaran dan terus dilakukan pemantauan serta pendinginan.
Lettu Arm Zolimin menambahkan, pihaknya bersama personel BKO dan unsur terkait akan terus meningkatkan patroli serta pemantauan wilayah sebagai langkah pencegahan agar karhutla tidak kembali terjadi.
“Pencegahan jauh lebih penting. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” pungkasnya. (budi)







