Ade menegaskan bahwa hubungan antara pers dan pemerintah daerah harus terus dibangun dalam semangat kemitraan yang sehat dan profesional.
“Pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen, kritis, dan profesional. Namun di sisi lain, pers juga memiliki tanggung jawab sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi selalu terbuka terhadap berbagai masukan, saran, maupun kritik yang disampaikan masyarakat dan insan pers.
“Saya sampaikan hari ini bahwa Pemerintah Kota Bekasi selalu menerima apa yang menjadi masukan dan saran dari masyarakat. Kami bukan pemerintah yang anti kritik,” tegas Tri Adhianto.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi selama ini terus berupaya menghadirkan berbagai program dan kebijakan yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Selama ini Pemerintah Kota Bekasi selalu berusaha melakukan berbagai upaya untuk menghadirkan hal-hal yang positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi dan pelayanan publik, Pemerintah Kota Bekasi juga telah membuka berbagai kanal komunikasi dan pengaduan yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.











