“Babinsa merupakan ujung tombak TNI AD di wilayah binaan. Oleh karena itu, mereka harus memiliki kemampuan dasar dalam penanganan kebakaran sehingga dapat bergerak cepat bersama pemerintah daerah, Damkar, dan masyarakat apabila terjadi kebakaran,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh saat bertugas di lapangan, sekaligus menjadi pelopor dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.













