Merespons situasi darurat tingkat tinggi tersebut, aparat penegak hukum langsung mengambil tindakan taktis. Seluruh siswa, dewan guru, dan staf sekolah segera dievakuasi menjauh dari area gedung demi menjamin keselamatan jiwa warga sekolah maupun masyarakat sekitar.
Mengingat tingginya eskalasi ancaman, Polri langsung menerjunkan pasukan elitnya. Tim Gegana dari Korps Brimob Polri bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror segera tiba di lokasi untuk melakukan sterilisasi area.
Para personel dengan perlengkapan taktis lengkap langsung menyisir setiap sudut bangunan, ruang kelas, hingga fasilitas pendukung lainnya. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak ada satu pun benda mencurigakan yang tertinggal di lokasi.
Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror langsung melakukan penyisiran di lingkungan sekolah. Siswa dan guru juga telah dievakuasi sebagai langkah keselamatan, ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto kepada awak media.













