Niat Beli HP Rp2 Jutaan, I Diminta Transfer Rp1,7 juta Sebelum Barang Tiba

“Ya sudah begini aja, kalo dananya udah ada, besok kalau aku keluar, mampir sekalian. Nanti kalau sudah di konter, aku telepon, nanti kamu transfer langsung ke konternya,” kata I menirukan ucapan Nu. Nu meyakinkan indri dengan mengatakan bahwa bulan lalu ia membelikan hp infinix (yang sama dengan Hp yang menjadi opsi ke 2 Indri) dengan harga Rp. 1.700.000 dan mengirimkan bukti Nidu transfer ke Konternya.

Keesokan harinya, 5 Oktober, Sekitar pukul 10.00 WIB Indri menanyakan “Bang, bisa ke konter kapan?” Lalu Nidu menyarankan untuk lanjut obrolan melalui Panggilan Telpon saja, dalam percakapan Nidu mengatakan Nidu berencana pergi sore karena cuaca panas. Dan I juga mengatakan bahwa uang yang 1.2 juta nya nanti Indri ambil dulu karna dititip di kakak iparnya. Setelah percakapan di telpon selesai, Indri bertanya “apakah barangnya kemungkinan ready?” lalu Nu menjawab “Ada, Ready, kalo gak ready ngapain dibeli?” lalu indri menjawab lagi “Ya kali lagi kosong karna permintaan lagi banyak, lalu Nu menjawab “Ya kalo kosong cari konter lain lah, di sini banyak konter” Beberapa waktu kemudian, sekitar pukul 15.40 WIB Indri kemudian menghubungi Nidu kembali dan mengatakan bahwa uang yang 1.2 juta sudah dia pegang, dan yang 500 masih di kakaknya, lalu Nu menanyakan lagi “Jadi Infinix?” lalu I menjawab “kalo ada Redmi sih Redmi dulu Bang” Nu menjawab “Redmi 15C?” Indri menjawab “iya katanya itu lumayan bagus” Nidu membalas lagi “Ram 6/128 di sini masih 2 juta, disebelahku ada cewek yang kerja di Roxy, tadi aku tanya” lalu I bertanya lagi “jadi Redmi adanya 6/128 harganya 2 juta, kalo infinix ram 4/128 berapa?” Nidu menjawab “infinix 1.8 juta”.

Baca Juga :  Penegakan Hukum Diperkuat, Polres Muba Dorong Realisasi Permen ESDM No. 14 Tahun 2025

“Yaudah TF aja ke aku, ntar aku tambahin, kalo udah dikonter nanti aku telpon, sekalian bayarnya nanti di konter pake M Banking, Kalo percaya mah” ujar Nidu seperti ditirukan I. “Kirim alamatnya sekalian biar besok sampe, kalo udah TF aku jalan, wa aktif ya, nanti sampe konter aku telpon” ujar Nu lagi.

Indri menyebut ia baru memegang uang Rp1,2 juta. Nidu menjawab tidak masalah dan akan menambah kekurangannya. Nu bertanya kalo tidak ada Redmi 15C Redmi A5 gimana? Indri pun menjawab “Yaudah gapapa yang penting gak jauh jauh dari segitu harganya” I berpesan agar harga tidak melebihi Rp2 juta. Ia juga menyebut Infinix tidak masalah jika Redmi tidak didapat pada harga tersebut.

Sorenya, Nu mengabari sedang belanja benang lebih dulu dan meminta Indri bersabar. Indri menunggu hingga pukul 17.00, tetapi tidak ada telepon atau video call. Menjelang magrib, I menghubungi Nu lagi. Nu menjawab masih berkeliling dan akan beristirahat untuk salat magrib.

Karena suami Indri sudah hampir pulang, I memilih mempercayai Nidu. “Bang, sudah aku percaya saja. Soalnya suami sudah mau pulang, takutnya kalau nanti telepon ada salah paham,” kata Indri. Nu disebut menjawab singkat.

Malamnya, saat I live, Nu muncul di kolom komentar dan menyebut sedang berada di JNT. Setelah live selesai, Indri menanyakan total belanja, kekurangan, dan ongkos kirim. Nidu meminta pembicaraan dilanjutkan besok karena mengaku capek setelah berkeliling.