Kinerja penjualan Perusahaan secara konsolidasian pada kuartal 1 tahun 2026 mengalami penurunan dibaridingkan dengan kuartal I tahun 2025 dimana pada kuartal i tahun 2025 nilai penjualan adalah sebesar Rp 69,44 millär dan pada kuartal 1 tahun 2026 mengalami penurunan menjadi sebesar Rp 18,59 millar. Kinerja penjualan Entitas Añak “AAMS” pada kuartal I tahun 2026 mengalami peningkatan dari segi nital penjualan. Pada kuartal I tahun 2026 nilai penjualan Entitas Anak “AAMS” adalah sebesar Rp 11,11 miliar, sementara di kuartal i tahun 2025 nilai penjualan Entitas Anak “AAMS” adalah sebesar Rp 10,43 miliar.
Kinerja penjualan Entitas Anak “ACL” pada kuartal I tahun 2026 tertatat menurun dari segi nilai penjualan. Pada kuartal I tahun 2026 nilai penjualan Entitas Anak “ACL” tidak membukukan nilai penjualan, sementara di kuartal I tahun 2025 adalah sebesar Rp 57,78 miliar Faktor utama yang menyebabkan penurunan nilai penjualan tersebut disebabkan pada kuartal I tahun 2026 disebabkan oleh perusahaan sedang dalam proses memperbaharui perjanjian jual beli dengan beberapa konsumen serta dalam tahap negosiasi dengan konsumen baru.
Perusahaan akan terus secara intensif mencari peluang-peluang usaha yang berpotensi untuk meningkatkan kinerja keuangan Perusahaan dengan memperhatikan nilai investasi dan risiko bisnis.(Rani Marlina)













