Keduanya bekerjasama membangun usaha ilegal berupa BBM yang kian menjadi sorotan tersebut.
Gudang BBM ilegal itu sudah beroperasi lebih kurang tujuh bulan, dan sebelumnya beroperasi di jalan lintas Sumatera dekat Rumah Makan Adem Ayem.
Sementara BBM yang dipasok didapat dari Sekayu Muba, kemudian diduga dibarter dengan minyak asli dari pertamina oleh FZ mengingat beliau merupakan sopir pertamina yang kerjanya antar BBM ke Tambang-tambang.







