Palembang, Sumsel9.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie secara langsung menemui ratusan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Sumsel, Senin (15/6/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 13.45 WIB tersebut berlangsung dengan membawa berbagai tuntutan yang dinilai menyangkut kondisi ekonomi, sosial, hingga arah kebijakan nasional saat ini.
Mengusung tema “Indonesia Darurat”, massa mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi dari atas mobil komando.
Mereka menyoroti sejumlah persoalan yang dianggap tengah dihadapi masyarakat, mulai dari meningkatnya harga kebutuhan pokok, isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), hingga berbagai program pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh.
Di hadapan massa aksi, Andie menjelaskan bahwa kebijakan terkait APBN maupun penetapan harga BBM merupakan kewenangan pemerintah pusat, khususnya Presiden dan kementerian terkait.
Meski demikian, DPRD Sumsel tetap memiliki tanggung jawab moral untuk menyalurkan suara masyarakat dan memastikan aspirasi tersebut sampai kepada pihak yang berwenang.













